Samurai Biru Inginkan Wenger

Arsene Wenger yang mundur dari kursi kepelatihan Arsenal pada musim lalu, kini diincar Federasi Sepak Bola Jepang. Dia diharapkan mau menangani timnas Jepang. Tentu saja pekerjaan ini akan lebih menantang bagi Wenger. Sebelumnya, dia dikabarkan akan menangani Real Madrid. Namun setelah Los Blancos menunjuk Julen Lopetegui, tertutup sudah pintu bagi Wenger. Posisi lain yang mungkin bisa ditempati pelatih asal Prancis itu adalah di klub Paris Saint-Germain.

Namun klub bertabur bintang itu juga sudah menunjuk pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel. Masih mungkin dia pindah ke Paris tapi pekerjaannya bukanlah sebagai manajer, melainkan direktur teknik–yang bertanggung jawab dalam pembelian dan penjualan pemain. Kurang gengsi tentu saja. Pekerjaan di level klub yang masih tersisa buat Wenger ada di Liga Cina. Beberapa klub di negeri itu sudah menyatakan keinginannya menggunakan Wenger.

baca juga : http://retards101.com/pilih-genset-open-type-atau-silent-type/

Namun, dua tahun lalu, Wenger menolak semua tawaran yang masuk dan memilih untuk tetap menangani The Gunners. Padahal gaji yang ditawarkan klubklub itu terbilang besar, yakni sekitar 30 juta pound per tahun. Tentu ada pertimbangan bagi Federasi Sepak Bola Jepang untuk menjadikannya sebagai manajer.

Sebelum menangani Arsenal pada 1996, dia adalah manajer tim sepak bola di sana, yakni Nagoya Grampus. “Tak ada masalah dengan kehidupan di sana,” katanya suatu ketika. Nah, dengan nama besar dan sejumlah prestasi yang pernah ditorehkan di Arsenal, pihak Federasi sangat berharap jika Wenger mau mengambil kesempatan ini.

Jepang memang memerlukan pelatih baru. Pelatih sebelumnya, Vahid Halilhodzic, yang membawa Samurai Biru melaju ke putaran final Piala Dunia, dipecat hanya dua bulan menjelang digelarnya turnamen besar itu. Toh begitu, tim Jepang tampil luar biasa. Di bawah asuhan pelatih baru, Akira Nishino, Shinji Kagawa dan kawan-kawan tampil luar biasa.

Mereka mengalahkan Kolombia dan melaju ke babak 16 besar. Bahkan di babak kedua itu, mereka sempat mengejutkan dengan mencetak dua gol lebih dulu ke gawang Belgia, sebelum akhirnya kalah 2-3. Masalahnya, Akira Nishino hanya dikontrak dalam jangka waktu yang pendek. Bahkan kontraknya akan selesai pada akhir bulan ini. Belum ada komentar dari Wenger tentang hal ini.